Berikut Wisata Sawah Terasering yang Cocok Jadi Tempat Healing

Berikut Wisata Sawah Terasering yang Cocok Jadi Tempat Healing

Berikut Wisata Sawah Terasering yang Cocok Jadi Tempat Healing - Terasering  atau sengkedan merupakan metode konservasi dengan membuat teras-teras yang dilakukan untuk mengurangi panjang lereng, menahan air sehingga mengurangi kecepatan dan jumlah aliran permukaan, serta memperbesar peluang penyerapan air oleh tanah. Jenis terasering antara lain teras datar (level terrace), teras kredit (ridge terrace), Teras guludan (contour terrace), dan teras bangku/tangga (bench terrace). Mencari pemandangan indah di Bali bukanlah hal sulit. Kamu bisa menjumpai beragam wisata alam dengan pemandangan yang memanjakan mata. Mulai dari pantai, bukit, hingga area persawahan. Jika sedang bosan dengan pantai, kamu bisa daftar idn play poker android berkunjung ke sawah terasering. Selain pemandangannya indah menyejukkan mata, kamu bisa melakukan beberapa kegiatan seru di sawah terasering.
1. Jatiluwih
5 Wisata Sawah Terasering di Bali, Cocok Jadi Tempat Healing 
Jatiluwih terkenal dengan pemandangan sawah terasering yang indah. Luas areanya sekitar 53.000 hektare. Tempat wisata ini berada di ketinggian 700 meter di atas permukaan laut, sehingga udaranya sangat sejuk. Kamu juga akan disuguhkan dengan pemandangan Gunung Batukaru. Keindahannya membuat Jatiluwih masuk dalam salah satu Warisan Budaya Dunia UNESCO. Lokasi: Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali. Jam operasional: setiap hari pukul 08.00-17.00 WITA. Harga tiket: Rp15 ribu.
2. Tegallalang
5 Wisata Sawah Terasering di Bali, Cocok Jadi Tempat Healing 
Tegallalang menjadi wisata sawah terasering paling terkenal di Bali. Lokasinya cukup strategis dan dekat dengan beberapa tempat wisata populer Bali. Aktivitas utama yang bisa dilakukan adalah menyusuri area persawahan. Kegiatan para petani menanam padi hingga membajak sawah menjadi pemandangan sehari-hari di sini. Banyak pepohonan hijau yang membuat udara sejuk dan suasananya sangat asri. Kamu bisa berfoto menggunakan properti khas petani, seperti topi caping dan keranjang. Bikin fotomu terlihat lebih menarik dan Instagramable. Lokasi: Jalan Raya Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali. Jam operasional: setiap hari pukul 08.00-18.00 WITA. Harga tiket: gratis.
3. Antosari
5 Wisata Sawah Terasering di Bali, Cocok Jadi Tempat Healing 
Antosari menyuguhkan keindahan, ketenangan, dan alam yang sangat asri. Dikelilingi pemandangan perbukitan yang membuat udaranya sangat sejuk. Menariknya Antosari berada di lokasi yang sangat strategis. Bisa jadi tempat transit yang indah saat di perjalanan. Bisa mengabadikan pemandangan alamnya sekaligus menyegarkan pikiran. Lokasi: Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali. Jam operasional: 24 jam. Harga tiket: gratis.
4. Pupuan
5 Wisata Sawah Terasering di Bali, Cocok Jadi Tempat Healing 
Pupuan menjadi salah satu surga tersembunyi di Bali. Lokasinya memang jauh dari tempat-tempat wisata populer. Meski demikian, Pupuan memiliki pesona alam yang sangat indah. Cocok untuk lokasi trekking dengan pemandangan hijau yang masih asri. Selain area sawah terasering, kamu bisa mengunjungi area agrowisata kopi hingga air terjun yang berada di sekitarnya. Lokasi: Pupuan, Kabupaten Tabanan, Bali. Jam operasional: 24 jam. Harga tiket: gratis.
5. Busungbiu
5 Wisata Sawah Terasering di Bali, Cocok Jadi Tempat Healing 
Busungbui terkenal dengan wisata sawah terasering yang menakjubkan. Ada gardu pandang untuk wisatawan yang ingin menikmati pemandangan sawah secara leluasa. Dilengkapi dengan perbukitan hijau dan aliran sungai di tengah persawahan. Selain itu, kamu bisa trekking menyusuri persawahan dan sungai. Suasananya cocok untuk melepas penat. Bahkan, terdapat gazebo-gazebo yang disediakan untuk wisatawan, kamu bisa duduk santai sambil menikmati makananmu. Lokasi: Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali. Jam operasional: 24 jam. Harga tiket: gratis. Itulah beberapa wisata sawah terasering di Bali yang menenangkan dan membuat pikiran segar kembali. Tipe teras yang banyak di kembangkan pada lahan pertanian di Indonesia adalah teras bangku atau teras tangga dan teras gulud. Teras kredit dapat di kembangkan untuk menanggulangi tingginya biaya pembangunan teras bangku. Bentuk teras lainnya, seperti teras kebun dan teras individu di terapkan pada tanah dengan jenis tanaman tahunan, khususnya tanaman perkebunan dan tanaman buah-buahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *