Berikut Destinasi Wisata Sejarah yang Bisa Dikunjungi di Afghanistan

Berikut Destinasi Wisata Sejarah yang Bisa Dikunjungi di Afghanistan

Berikut Destinasi Wisata Sejarah yang Bisa Dikunjungi di Afghanistan - Situs bersejarah atau Situs warisan merupakan sebuah lokasi resmi di mana bagian sejarah, militer, budaya, atau sosial dilestarikan karena nilai warisan budaya tersebut. Situs bersejarah biasanya dilindungi oleh hukum, dan banyak yang telah diakui dengan status resmi situs bersejarah nasional. Situs bersejarah dapat berupa bangunan, lanskap, situs atau struktur apapun yang memiliki makna lokal, regional atau nasional. Afghanistan merupakan salah satu negara di Timur Tengah dengan banyak bangunan bersejarah. Gak sedikit dari bangunan tersebut yang dibuka sebagai tempat wisata. Selain bisa menikmati pemandangan menawan, wisatawan juga dapat menambah wawasan. Kalau kamu sempat berlibur ke Afghanistan, berikut ada enam wisata sejarah yang bisa kamu kunjungi di Afghanistan.
1. Babur Garden
6 Destinasi Wisata Sejarah Paling Populer di Afghanistan, Estetik!
Babur Garden menjadi destinasi wisata paling populer di Afghanistan. Tempat tersebut di bangun pada awal pemerintahan Kekaisaran Mughal dan di gunakan sebagai rekreasi Kaisar Babur. Selain tumbuhan hijau yang asri, taman ini juga di kelilingi oleh tembok. Di dalam taman terdapat bangunan berupa makam dari Kaisar Babur. Pada 2009, taman ini di nobatkan sebagai salah satu warisan dunia.
2. Minaret of Jam
6 Destinasi Wisata Sejarah Paling Populer di Afghanistan, Estetik!
Di Afghanistan terdapat sebuah menara cantik yang terbuat dari bata merah dan potongan mozaik biru. Menara ini menjulang di tengah lembah dikelilingi pegunungan, persis di dekat Hari River. Untuk bisa sampai ke wisata satu ini, para pengunjung harus menempuh perjalanan sejauh 215 kilometer dari pusat kota. Walaupun jauh, namun hal tersebut sebanding dengan pemandangan indah yang akan kamu dapatkan.
3. Buddhas of Bamiyan Statue
6 Destinasi Wisata Sejarah Paling Populer di Afghanistan, Estetik!
Dulunya, tempat ini memiliki dua patung Buddha yang berdiri dan di ukir di sisi jurang di Bamiyan Valley. Namun sayangnya, patung tersebut hancur akibat serangan pada Maret 2001. Patung Buddha tersebut kemungkinan di bangun pada abad ke-5 atau ke-6. Kedua patung ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO pada 2003.
4. Daral Aman Palace
6 Destinasi Wisata Sejarah Paling Populer di Afghanistan, Estetik!
Jika di bandingkan dengan bangunan sejarah lain, Daral Aman Palace ini bisa di katakan cukup unik. Pasalnya, bangunan yang di bangun oleh Raja Amanullah Khan ini hanya sisa puing-puingnya saja. Walaupun demikian, Daral Aman Palace memiliki sejarah yang membuatnya menarik untuk di kunjungi. Bangunan dengan arsitektur Eropa ini di bangun pada 1920 sebagai simbol kejayaan di Kota Kabul.
5. Herat Citadel
6 Destinasi Wisata Sejarah Paling Populer di Afghanistan, Estetik!
Herat Citadel atau dalam bahasa lokal bernama Qala Iktyaruddin ini menjadi salah satu tempat bersejarah yang wajib kamu kunjungi di Afghanistan. Tempat ini di bangun sekitar tahun 330 SM. Bangunan ini berdiri di atas sebuah benteng yang di bangun Alexander Agung. Sejak tahun 2005, Herat Citadel di jadikan sebuah museum.
6. Taq-e Zafar
6 Destinasi Wisata Sejarah Paling Populer di Afghanistan, Estetik!
Taq-e Zafar merupakan taman dengan monumen di dalamnya. Monumen tersebut di bangun untuk memperingati kemerdekaan Afghanistan setelah Perang Anglo-Afghanistan. Monumen ini selesai di bangun pada 1928. Taq-e Zafar di bangun pada masa pemerintahan Raja Amanullah Khan yang berkuasa pada 1919-1929. Keenam tempat bersejarah di Afghanistan di atas bisa jadi pilihan destinasi wisata menarik buatmu. Belajar sejarah jadi lebih seru dan menyenangkan di sana. Tempat mana yang pengin kamu kunjungi dulu? Situs bersejarah dan situs warisan sering di pelihara untuk anggota masyarakat agar dapat di kunjungi. Pengunjung dapat bernostalgia ke masa lalu, karena ingin belajar tentang warisan budaya mereka, atau minat umum untuk belajar tentang konteks situs bersejarah. Banyak situs menawarkan tur berpemandu bagi pengunjung, yang dilakukan oleh staf situs yang terlatih. Sebuah situs mungkin juga memiliki pusat pengunjung dengan arsitektur dan fasilitas yang lebih modern, yang berfungsi sebagai pintu gerbang antara dunia luar dan situs bersejarah, dan memungkinkan pengunjung untuk mempelajari beberapa aspek bersejarah dari situs tersebut tanpa mengekspos lokasi secara berlebihan yang mungkin memerlukan perawatan rumit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *