Beragam Destinasi Wisata Mempesona Bisa Kamu Temukan di Roma

Beragam Destinasi Wisata Mempesona Bisa Kamu Temukan di Roma

Beragam Destinasi Wisata Mempesona Bisa Kamu Temukan di Roma - Roma adalah sebuah kota dan comune khusus (bernama Roma Capitale) di Italia. Roma adalah ibu kota Italia dan regioni Lazio. Dengan 2,9 juta penduduk dalam wilayah seluas 1.285 km2, Roma juga merupakan comune terpadat dan terbesar di negara tersebut serta kota terpadat keempat di Uni Eropa menurut jumlah populasi di dalam batas kota. Kota Metropolitan Roma memiliki populasi 4,3 juta penduduk. Banyak jalan menuju Roma. Pepatah ini benar adanya namun bisa ditambahkan: di Roma setiap sudut jalan akan membawa kamu ke tempat-tempat yang luar biasa. Selalu ada landmark, situs bersejarah, serta warisan seni dan budaya. Kalau kamu berkunjung ke Roma sebaiknya mengatur jadwal sesuai preferensi kamu, apakah yang paling utama mengunjungi wisata sejarah, seni dan budaya, literatur atau religi. Kemudian sesuaikan itinerary kamu sehingga efisien. Turis kerap kali merasa kewalahan bila ingin daftar idn play poker android menikmati semuanya di kota yang luar biasa ini. Namun jangan biarkan dirimu kewalahan. Luangkan waktu untuk menikmati la dolce vita (hidup yang manis) dengan bersantai dan merasakan suasana magis kota Roma di taman atau kafe pinggir jalan.
1. Colosseum dan Arch of Constantine
10 Wisata Memesona Roma, Jangan Lupa Lempar Koin di Air Mancur Trevi
Colosseum tak di ragukan lagi adalah atraksi wisata utama Roma. Pembangunannya di mulai oleh Kaisar Vespasianus dari Dinasti Flavianus pada tahun 72 dan di selesaikan oleh putranya Titus pada tahun 80. Struktur batu dan beton ini merupakan amfiteater terbesar di Kekaisaran Romawi dan bisa menampung hingga 50.000 orang. Amfiteater berbentuk elips tersebut dulunya merupakan tempat menonton para gladiator bertarung, eksekusi hukuman di depan umum dan juga pertunjukan teater, festival, sirkus, atau aneka permainan dan olahraga. Hakim Kekaisaran dan pejabat tinggi menontonnya dari tingkat paling rendah, keluarga bangsawan Romawi pada tingkat kedua, sedangkan rakyat biasa pada tingkat ketiga dan keempat. Di samping Colosseum berdiri Arch of Constantine, sebuah pelengkung yang di dirikan oleh Senat untuk menghormati kaisar Konstantin setelah kemenangannya melawan Maxentius yang tiran dalam pertempuran Jembatan Milvian pada tahun 312.
2. Pantheon
10 Wisata Memesona Roma, Jangan Lupa Lempar Koin di Air Mancur Trevi
Masih tetap utuh selama hampir 2000 tahun, Pantehon merupakan salah satu landmark kota Roma yang sangat populer. Kuil kuno Romawi ini pernah runtuh akibat kebakaran pada tahun 80 lalu dibangun kembali. Namun pada tahun 110 kembali terbakar. Pantheon yang berdiri saat ini hasil pembangunan kembali pada tahun 126 oleh Kaisar Hadrian. Kokohnya beton menunjukkan penguasaan teknis yang tinggi dari para ahli bangunan Romawi. Pantheon awalnya dibangun sebagai kuil bagi semua dewa Romawi. Namun kemudian berfungsi sebagai Gereja Katolik Roma di abad ke-7. Pada tahun 609 Paus Bonifasius IV mendedikasikannya kepada Perawan Maria dan semua martir Kristen. Sejak itu kuil menjadi tempat pemakaman raja-raja Italia serta tokoh-tokoh Italia terkenal seperti pelukis Raphael.
3. Trevi Fountain
10 Wisata Memesona Roma, Jangan Lupa Lempar Koin di Air Mancur Trevi
Legenda mengatakan mereka yang melempar koin ke Air Mancur Trevi akan kembali ke Roma. Tradisi ini membuat Fontana di Trevi selalu disesaki turis. Pada 1960 sutradara Federico Fellini mengabadikannya dalam film La Dolce Vita. Setelah menjadi latar adegan ikonik film yang dibintangi Anita Ekberg dan Marcello Mastroianni tersebut, Trevi Fountain semakin populer. Dibuat untuk Paus Clement XII antara tahun 1732 dan 1751 oleh Nicolò Salvi, pembangunannya diselesaikan oleh Giuseppe Pannini pada 1762. Air Mancur bergaya Baroque ini menampilkan pahatan patung dewa samudra Neptunus dengan Triton (dewa laut, putra duyung anak Poseidon dan Amphitrite).
4. St. Peter's Square & St. Peter’s Basilica, Vatican City
10 Wisata Memesona Roma, Jangan Lupa Lempar Koin di Air Mancur Trevi
St. Peter's Square atau Piazza San Pietro adalah alun-alun mahakarya Gian Lorenzo Bernini yang sangat menakjubkan dan bisa menampung hingga 30.000 orang. Mulai di bangun pada 1506 dan selesai pada 1615, alun-alun ini terletak di Kota Vatikan. Di bawah pemerintahan Sri Paus, kepala tertinggi Gereja Katolik Roma, Vatikan yang terletak di Roma merupakan negara terkecil di dunia. Di depan alun-alun terdapat Basilika Santo Petrus, pusat Katolik dunia yang di dirikan di situs tempat Petrus, rasul yang di anggap sebagai Paus pertama, di kuburkan. Dengan gaya arsitektur Renaissance dan Baroque, gereja setinggi 137 meter yang kubahnya di rancang Michelangelo ini di buka pertama kali pada November 1626. Di dalam Basilika terdapat mahakarya Michelangelo, Pieta, patung pahatan Bunda Maria dan Yesus. Pieta artinya pity atau kesedihan. Di sini juga ada Kapel Sistina yang terkenal dengan lukisan dinding megah yang di lukis Michelangelo.
5. Roman Forum
10 Wisata Memesona Roma, Jangan Lupa Lempar Koin di Air Mancur Trevi
Di tengah denyut kota modern, menyelinap sekilas kota kuno ribuan tahun lalu. Begitulah rasanya bila berada di Forum. Meskipun yang tersisa hanya sebagian kecil, namun di sinilah pusat kehidupan politik, agama dan pemerintahan Kekaisaran Romawi yang penuh kemegahan. Terletak di lembah kecil antara Bukit Palatine dan Capitoline, Forum atau Majelis Romawi selama berabad-abad merupakan jantung kota Roma kuno yang berfungsi sebagai tempat pemilihan umum, prosesi kemenangan, pidato publik, pengadilan, pasar dan tempat pertemuan.
6. Palatine Hill
10 Wisata Memesona Roma, Jangan Lupa Lempar Koin di Air Mancur Trevi
Salah satu dari 7 bukit, Bukit Palatine adalah gabungan taman dan reruntuhan Roma kuno yang megah dan mengesankan. Berdasarkan bukti arkeologi Roma awalnya merupakan konfederasi dari desa-desa di tujuh bukit yaitu Palatine, Capitoline, Aventine, Viminal, Quirinal, Esquiline, dan Caelia. Terletak strategis 50 meter di atas Sungai Tiber, dari sini kamu bisa menikmati pemandangan spektakuler kota Roma. Bukit Palatine menunjukkan bukti pemukiman paling awal Roma pada abad ke-10 Sebelum Masehi. Dulu wilayah ini merupakan lingkungan paling elit tempat kediaman para kaisar dan bangsawan. Taman Farnese di bangun di atas bukit Palatine pada 1550 untuk Kardinal Alessandro Farnese. Taman indah ini terdiri dari teras, paviliun, air mancur dan halaman rumput yang di rancang sebagai tempat pertemuan sosial. Walau sebagian sudah hancur namun bagian yang masih tersisa sangat menawan dan menarik wisatawan.
7. Spanish Steps dan Piazza di Spagna
10 Wisata Memesona Roma, Jangan Lupa Lempar Koin di Air Mancur Trevi
Spanish Steps atau La Scalinata adalah tangga yang menghubungkan kedutaan Spanyol dengan gereja Prancis Trinità dei Monti. Di rancang oleh Francesco de Sanctis, bangunan dengan 135 anak tangga ini selesai di bangun pada 1725. The Spanish Steps menjadi semakin terkenal ke seluruh dunia melalui film Roman Holiday yang di bintangi pujaan Hollywood Audrey Hepburn dan Gregory Peck pada 1953. Tangga ini tempat favorit warga dan wisatawan di mana mereka bisa duduk menikmati gelato di musim panas atau menghangatkan tangan pada kerucut chestnut panggang di musim dingin. Namun itu dulu. Kini jangan coba-coba untuk duduk di sana kalau tidak mau membayar denda yang besarnya bisa mencapai 400 euro! Di kaki Spanish Steps terdapat Piazza di Spagna dan Fontana della Barcaccia, air mancur bergaya Baroque yang di rancang dan di bangun oleh Pietro Bernini bersama putranya Gian Lorenzo Bernini. Piazza di Spagna merupakan alun-alun yang namanya berasal dari Palazzo di Spagna, lokasi Kedutaan Besar Spanyol untuk Vatikan sejak abad ke-17. Dari sini kamu tinggal selangkah ke Via Condotti, jalan paling hits dan modis di Roma.
8. Piazza Navona
10 Wisata Memesona Roma, Jangan Lupa Lempar Koin di Air Mancur Trevi
Piazza Navona berada di atas sisa-sisa Stadion Romawi yang di bangun Kaisar Domitianus pada tahun 86 untuk festival dan kompetisi olahraga seperti atletik dan pacuan kuda. Di bangun kembali dengan gaya Baroque oleh Borromini, Piazza Navona menjadi alun-alun paling ikonik dan salah satu yang terindah di Roma. Borromini juga merancang rangkaian istana dan gereja Sant'Agnese di sisi baratnya yang merupakan salah satu arsitektur Baroque paling megah di Roma. Gian Lorenzo Bernini merancang air mancur yang indah Fontana dei Quattro Fiumi atau Air Mancur Empat Sungai. Ini mewakili empat sungai yang di anggap sebagai yang terbesar di 4 benua yaitu Nil, Gangga, Danube, dan Rio de la Plata.
9. Santa Maria Maggiore
10 Wisata Memesona Roma, Jangan Lupa Lempar Koin di Air Mancur Trevi
Di bangun pada tahun 432, Santa Maria Maggiore adalah salah satu gereja yang paling megah di Roma. Berlokasi di Esquiline Hill, gereja ini merupakan salah satu peninggalan era Bizantium yang paling terjaga keotentikannya. Dua Paus di makamkan di sini sehingga umat Katolik menjadikannya tempat ziarah yang penting, salah satu dari empat basilika kepausan Roma. Arsitek termasyhur Italia Gian Lorenzo Bernini juga di makamkan di sini.
10. Borghese Gardens (Villa dan Galeri Borghese)
10 Wisata Memesona Roma, Jangan Lupa Lempar Koin di Air Mancur Trevi
Salah satu taman terbesar di Roma, Borghese Gardens berisi dua museum. Salah satunya Villa Borghese yang di bangun pada abad ke-17 oleh Kardinal Sciopione Borghese. Keponakan Paus Paulus V, sebagai rumah pesta dan galeri penyimpan koleksi seni. Galeri Borghese berisi lukisan, patung, mosaik, relief, dan aneka barang antik yang sebagian besar berasal dari abad ke-15 hingga ke-18. Termasuk karya-karya Raphael, Titian, Bernini, Caravaggio, dan Rubens. Di sisi lain taman ada Villa Giulia yang di bangun pada 1551 hingga 1553 sebagai kediaman musim panas Paus Julius III. Kini menjadi Museo Nazionale Etrusco yaitu museum nasional yang berisi sejarah dan peninggalan era Etruscan. Taman Borghese merupakan taman lanskap bergaya Inggris dengan jalan setapak dan kolam di mana kamu bisa bersepeda dan naik perahu. Untuk masuk ke taman spektakuler ini tidak di kenakan biaya. Namun kalau ingin masuk ke galeri kamu harus membayar tiket sebesar 13 euro. Sejarah Roma membentang lebih dari dua ribu lima ratus tahun. Kendati  mitologi Romawi menarikhkan berdirinya Roma pada sekitar tahun 753 SM, situs ini telah di huni jauh sebelumnya, menjadikannya salah satu situs tertua di Eropa yang secara kontinu di tempati. Populasi awal kota ini bersumber dari campuran orang Latin, Etruskan, dan Sabini. Pada akhirnya, kota ini berturut-turut menjadi ibu kota Kerajaan Romawi, Republik Romawi, dan Kekaisaran Romawi, serta dipandang sebagai salah satu tempat kelahiran peradaban Barat dan dipandang sebagai  metropolis pertama oleh beberapa kalangan. Kota ini disebut sebagai "Roma Aeterna" (Kota Abadi) dan "Caput Mundi" (Ibu Kota Dunia), dua konsep sentral dalam budaya Romawi kuno.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *