Beberapa Jam Astronomi di Dunia yang Artistik dan Bersejarah

Beberapa Jam Astronomi di Dunia yang Artistik dan Bersejarah

Beberapa Jam Astronomi di Dunia yang Artistik dan Bersejarah - Jam astronomi, Horologium, atau Orloj adalah jam dengan mekanisme khusus dan cakra angka untuk menampilkan informasi astronomi, seperti posisi relatif dari matahari, bulan, konstelasi zodiak, dan terkadang planet-planet utama. Sebuah penelitian dari sekelompok ahli pada tahun 2011 dan 2012 berpendapat bahwa jam astronomi Eropa berasal dari teknologi mekanisme Antikythera. Menara atau bangunan jam kerap menjadi landmark sebuah kota, bahkan negara yang patut untuk dikunjungi. Arsitekturnya dapat memanjakan mata atau sejarahnya yang gak kalah menarik. Seperti halnya Jam Gadang di Bukittinggi, Sumatera Barat yang ikonik. Kamu ingin berkunjung ke menara atau bangunan jam berarsitektur unik?
1. Jam Katedral Wells, Inggris
7 Jam Astronomi Paling Ikonik di Dunia, Unik dan Artistik!
Selain Big Ben, Inggris juga punya jam yang gak kalah ikonik, yakni Jam Katedral Wells. Jam tersebut dianggap sebagai mekanisme jam tertua kedua di Inggris. Mekanisme asli jam diganti sekitar abad ke-19, yang dibawa ke Museum Sains. Jam tersebut dibangun pada awal abad ke-14 oleh biarawan bernama Peter Lightfoot. Sebelumnya berada di Biara Glastonbury, kemudian dipindahkan ke Katedral Wells. Awalnya, salah satu bagian berada di dalam gereja, tapi sekitar tahun 1.400 semua bagian jam dipasang di luar gereja. Jam astronomi itu menampilkan pergerakan matahari dan bulan, fase bulan, dan waktu sejak bulan baru terakhir. Modelnya berupa alam semesta pra-Copernicus, di mana bumi berada di pusat tata surya. Pada seperempat jam, sebuah ropot kecil bernama Jack Blandifers memukul dua lonceng dengan palu dengan kedua tumitnya.
2. Jam Astronomi Rostock, Jerman
7 Jam Astronomi Paling Ikonik di Dunia, Unik dan Artistik!
Beralih ke Jerman, ada Jam Astronomi Rostock yang dibangun tahun 1472 oleh Hans Duringer dan dipugar pada tahun 1643. Karya tersebut menjadi salah satu jam astronomi yang baru hingga abad ke-15. Arloji bersejarah ini berdiri di belakang altar Gereja St. Mary. Setengah bagian atas jam ini menampilkan prosesi para Rasul. Mereka mengelilingi sosok Kristus setiap hari pada siang hari. Tepat di bawahnya, ada tangan yang menunjukkan waktu, zodiak, fase bulan, dan matahari. Selain itu, terdapat ukiran kayu yang berisi penggambaran Adam dan Hawa yang sedang berbaring, ditambahkan pada jam tahun 1641-1643.
3. Le Gros Horloge, Prancis
7 Jam Astronomi Paling Ikonik di Dunia, Unik dan Artistik!
Le Gros Horloge merupakan jam astronomi berornamen di sebuah gerbang lengkung di Kota Rouen, ibu kota Normandia, Prancis. Desain dan tekniknya bergaya gotik dan menjadi salah satu kebanggaan kota tua Rouen. Jam berlapis emas ini bebas dikunjungi oleh siapapun. Dial atau bagian wajah dari sebuah jam pada karya ini kaya akan simbol astronomi. Satu tangan menunjukkan jam dalam sehari, bergerak di atas 24 sinar matahari keemasan dan di kelilingi oleh malam berbintang. Fase bulan di tunjukkan oleh bola kecil, tepat di atas dial. Di sisi berlawanan, di bawah jam VI, sebuah panel mengungkapkan hari dalam seminggu, di lambangkan dengan Senin (Bulan), Selasa (Mars), Rabu (Merkurius), Kamis (Jupiter), Jumat (Venus), Sabtu (Saturnus), dan Minggu (Apollo).
4. Jam Astronomi Katedral Strasbourg
7 Jam Astronomi Paling Ikonik di Dunia, Unik dan Artistik!
Jam astronomi Strasbourg di anggap sebagai keajaiban teknik tahun 1800an dan menjadi yang ketiga dari jenisnya. Pada Jam pertama di bangun di Katedral Notre-Dame of Strasbourg antara tahun 1352-1534. Kompleksitas ilmiah dan detail artistik jam tersebut menjadikannya salah satu yang patut di lihat di Kota Tua Strasbourg. Jam menghitung tanggal, menampilkan waktu sidereal di bola langit dan memiliki dial yang menunjukkan waktu matahari (pergerakan matahari dan bulan). Ada dial planet yang menunjukkan gravitasi enam planet, terlihat dengan mata telanjang, serta globe bulan yang menunjukkan fase bulan. Patung-patung dan lukisan menghiasi sebuah kotak yang menampung dial jam dan mekanisme yang bekerjasa bersama untuk mengukur waktu serta indikasi astronomis.
5. Jam Astronomi Stara Bystrica, Slovakia
7 Jam Astronomi Paling Ikonik di Dunia, Unik dan Artistik!
Bangunan jam di Stara Bystrica merupakan jam astronomi termuda di dunia. Beberapa arsitek, pemahat, teknisi dari Slovakia dan Ceko berpartisipasi dalam proses pembangunannya. Bangunannya menarik, strukturnya beriak dan terlipat di sekitar menara jam, membentuk perempuan duduk di maksudkan untuk menyerupai Perawan Maria. Patung perunggu dari tokoh bersejarah Slovakia bertengger di ceruk terdekat. Ilustrasi parade patung-patung kecil, mewakili orang-orang kudus Slovakia. Pada siang hari, di putar bunyi lonceng menara yang berdentang. Jam yang di bangun tahun 2009 tersebut menjadi satu-satunya horolog dari jenisnya di Slovakia. Sudah menggunakan perangkat lunak yang di kendalikan satelit, sehingga dapat menampilkan waktu matahari yang sebenarnya. Jam ini pun di katakan sebagai jam astronomi paling akurat di dunia.
6. Horologium Mirabile Lundense, Swedia
7 Jam Astronomi Paling Ikonik di Dunia, Unik dan Artistik!
Horologium Mirabele Lundense juga di sebut Jam Astronomi Lund yang terletak di Katedral Lund, tempat kedudukan Uskup Lund dari Gereja Swedia. Jam tersebut di bangun pada tahun 138, tapi setelah Abad Pertengahan tidak di gunakan lagi. Pada tahun 1923, arsitek Theodore Wahlin dan pembuat jam Bertram Larsen menemukan jam tersebut dan membangunnya kembali. Papan atas dalam jam astronomi, menunjukkan tanda-tanda zodiak dan fase bulan. Lingkaran lebih rendah, menunjukkan kalender yang dapat membantu penghitungan kapan hari libur keagamaan. Jam akan berbunyi dengan lagu Natal tradisional (In Dulci Jubilo, berasal dari Abad Pertengahan) dari organ kecil di gereja, dua kali sehari (12.00 dan 15.00).
7. Jam Astronomi Praha, Ceko
7 Jam Astronomi Paling Ikonik di Dunia, Unik dan Artistik!
Satu lagi jam astronomi yang ikonik dan kini menjadi terkenal di dunia, Jam Astronomi Praha. Jam itu menjadi salah satu landmark kota yang paling populer dan kini berusia lebih dari 600 tahun. Uniknya lagi, menjadi salah satu jam astronomi fungsional tertua di dunia. Jam yang juga di kenal The Orloj ini, menunjukkan waktu, tanggal, informasi astronomi, dan zodiak. Selain itu, menyediakan beberapa teater untuk pemirsanya setiap jam. Tidak heran jika mekanismenya di bagi menjadi beberapa bagian untuk menyediakan tingkat fungsionalitas. Dial astronomisnya sangat mengesankan, mewakili posisi matahari dan bulan di langit dengan berbagai detail astronomi lainnya. Pada cincin terluar dari latar berlakang, merupakan serangkaian mesin terbang yang mewakili waktu Ceko kuno. Satu set angka Romawi menunjukkan waktu 24 jam. Tidak hanya jam astronomi berusia ratusan tahun dengan detail ornamen yang mengesankan. Ternyata, ada pula jam astronomi modern dengan bangunan artistik dan berteknologi masa kini. Tertarik untuk mengunjunginya? Prague Astronomical Clock atau Jam Astronomi Praha merupakan jam astronomi abad pertengahan yang terletak di Praha, ibu kota Republik Ceko.  Di buat pada tahun 1410 jam ini menjadi jam tertua yang masih beroperasi dan menjadi jam astronomi tertua ketiga di dunia. Jam astronomi sendiri adalah jam dengan mekanisme khusus yang  menampilkan informasi astronomi seperti posisi relatif dari matahari, bulan, serta zodiak rasi bintang. Tak hanya menjadi benda tertua, jam astronomi Praha juga memiliki sejarah dan legenda yang kelam. Kisah kelam ini berlatar pada abad kelima belas, ketika jam ini di rancang oleh Mikulas dari Kadan dan ahli matematika, Jan Sindel. Sementara seorang pengrajin bernama Hanus yang membuatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *