Gempa Bumi Menambah Masalah yang Dihadapi Oleh Haiti

Gempa Bumi Menambah Masalah yang Dihadapi Oleh Haiti

Gempa Bumi Menambah Masalah yang Dihadapi Oleh Haiti - Republik Haiti adalah sebuah negara di Karibia yang meliputi bagian barat pulau  Hispaniola dan beberapa pulau kecil lainnya di Laut Karibia. Haiti merupakan negar kedua yang merdeka di Benua Amerika setelah Amerika Serikat. Negara ini juga salah satu produsen gula terpenting di dunia. Haiti juga merupakan salah satu negara termiskin di dunia. Apalagi setelah dilanda gempa hebat pada tahun 2009 yang menyebabkan ekonomi negara itu berantakan. Haiti telah dihuni oleh manusia mulai sekitar 8.800 tahun yang lalu oleh nenek moyang Suku Indian, yang kemudian menjadi beradaptasi dan mengembangkan budaya mereka sendiri dan menjadi Suku Indian Karibia, Haiti kemudian tidak pernah berubah hingga wilayah ini ditemukan oleh Christopher Columbus dari Spanyol pada abad ke-16, semenjak itu cerita tentang Suku Indian Haiti Carribean, kebudayaan, dan kekayaan alamnya mulai terdengar ke seluruh Eropa. Kemudian Raja Kerajaan Spanyol mengirim ribuan tentara kesana untuk memastikan bahwa Login IDN Poker77 Haiti memang benar-benar ada, dan menaklukkanya. Bencana gempa bumi yang melanda Haiti pada hari Sabtu, 14 Agustus 2021, lalu ini membuat jumlah korban tewas bertambah menjadi 1.297 orang sampai saat ini. Gempa bumi telah menambah masalah yang di hadapi oleh Haiti dalam beberapa bulan terakhir ini. Bagaimana suasana di sana saat ini?
1. Beberapa rumah sakit tampak kewalahan serta membutuhkan banyak pasokan
Jumlah Korban Tewas Gempa Haiti Capai 1.297 Orang
Di lansir dari BBC, para pejabat di Haiti pada hari Minggu, 15 Agustus 2021, waktu setempat telah mengkonfirmasi sedikitnya sebanyak 1.297 orang tewas setelah gempa berkekuatan 7,2 SR mengguncang Haiti pada hari Sabtu, 14 Agustus 2021, lalu. Tim penyelamat sedang memilah-milah beberapa puing dalam pencarian yang sempat putus asa untuk mencari korban selamat. Rumah, gereja, dan sekolah termasuk di antara bangunan yang rata dengan gempa serta beberapa rumah sakit mengalami kewalahan dan membutuhkan pasokan. Sejumlah orang yang tidak di ketahui telah hilang dan sekitar 5.700 orang mengalami luka-luka. Bencana itu menambah masalah yang di hadapi negara yang berada di kawasan Karibia itu, yang sudah terhuyung-huyung dari krisis politik menyusul peristiwa pembunuhan terhadap Presiden Haiti, Jovenel Moise, pada bulan Juli 2021 lalu. B agian barat daya Haiti tampaknya mengalami kerusakan paling parah, terutama di sekitar kota Les Cayes. Perdana Menteri Haiti, Ariel Henry, mengatakan untuk kebutuhan medis, ini adalah urgensi terbesarnya dan pihaknya sudah mulai mengirimkan obat-obatan dan tenaga medis ke fasilitas yang terdampak. Ia menambahkan orang-orang yang membutuhkan perawatan khusus yang mendesak sehingga pihaknya telah mengevakuasi sejumlah dari mereka serta pihaknya akan mengevakuasi beberapa lagi pada hari itu dan esok harinya. Keadaan darurat telah berlaku untuk Departemen Barat, Departemen Selatan, Nippes, dan Grand'Anse.
2. PM Haiti meminta seluruh warganya untuk bersatu
Jumlah Korban Tewas Gempa Haiti Capai 1.297 Orang
Henry mengatakan bahwa dia melihat banyak kehancuran serta penderitaan, tetapi juga ketahanan. Rumah sakit Haiti sebagian besar mengalami kerusakan dan rumah sakir bergerak akan segera di dirikan untuk membantu yang terluka serta ia juga menyampaikan rasa simpati kepada para kerabat korban gempa bumi dahsyat ini yang menyebabkan beberapa korban jiwa dan hilangnya harta benda di beberapa departemen geografis Haiti. Tak hanya itu, ia juga menghimbau semangat solidaritas dan komitmen semua warga Haiti untuk membentuk front bersama dalam menghadapi situasi dramatis yang sedang di alami saat ini. Mantan Ibu Negara Haiti, Martine Moise, mengatakan ia merasa sakit hati setelah menerima berita mengenai gempa melanda negaranya. Serupa dengan pernyataan Henry, Martine Moise meminta warganya untuk menyatukan bahu demi bersatu menunjukkan solidaritas Haiti serta kebersamaan itulah yang membentuk kekuatan dan ketahanan warga Haiti. Selain itu, Haiti kemungkinan akan mengalami bencana angin kencang serta hujan lebat dari Badai Tropis Grace pada hari Senin, 16 Agustus 2021, hingga Selasa, 17 Agustus 2021, ini waktu setempat, di mana hujan tersebut dapat menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor, sehingga mempersulit upaya pemulihan.
3. AS bersama negara-negara lain menawarkan bantuan kepada Haiti
Jumlah Korban Tewas Gempa Haiti Capai 1.297 Orang
Penjaga Pantai Amerika Serikat mengirimkan sumber daya untuk membantu dalam mengangkut personel medis. Dan pasokan serta mengangkut warga yang terluka parah ke fasilitas di Port-au-Prince. Sehingga mereka dapat menerima tingkat perawatan yang lebih tinggi. Pada hari Minggu, 15 Agustus 2021, waktu setempat. Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Wendy Sherman. Mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Amerika Serikat telah menempatkan sumber daya yang mendukung tanggap darurat Haiti. Serta meyakinkan Perdana Menteri Henry bahwa Amerika Serikat tetap menjadi teman dekat dan abadi bagi rakyat Haiti. Dalam sebuah pernyataan yang di sampaikan pada hari Sabtu, 14 Agustus 2021, lalu. Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengatakan dia merasa sedih dengan bencana gempa bumi yang menghancurkan Haiti. Pihaknya telah menyampaikan rasa belasungkawa terdalam kepada semua orang yang mengalami kehilangan orang yang di cintai. Atau melihat rumah dan bisnis mereka hancur. Gempa Haiti 2021 menghancurkan gereja, toko-toko, sekolah, dan rumah, membuat ratusan korban terjebak di bawah puing-puing. Kerusakan parah di laporkan terjadi di pusat kota Jeremie yang di huni sekitar 200.000 orang. Lalu sebagian besar terdiri dari bangunan berlantai satu. Kerusakan di kota Les Cayes juga tampak signifikan. Termasuk robohnya sebuah hotel bertingkat. Di tengah ketakutan akan gempa susulan, hampir seluruh penduduk kota itu menghabiskan Sabtu malam di luar rumah. Tidur di depan rumah mereka, atau apa pun yang tersisa dari tempat tinggal. Upaya penyelamatan dapat terhambat oleh Badai Tropis Grace. Di perkirakan akan mengguyur hujan lebat dan menyebabkan banjir bandang ke Haiti mulai Senin malam (16/8/2021), menurut Layanan Cuaca Nasional AS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *