Destinasi Wisata Indah ini Tidak Terlalu Terkenal di Roma

Destinasi Wisata Indah ini Tidak Terlalu Terkenal di Roma

Destinasi Wisata Indah ini Tidak Terlalu Terkenal di Roma - Roma adalah sebuah kota dan comune khusus di Italia. Roma adalah ibu kota Italia dan regioni Lazio. Dengan 2,9 juta penduduk dalam wilayah seluas 1.285 km², Roma juga merupakan comune terpadat dan terbesar di negara tersebut serta kota terpadat keempat di Uni Eropa menurut jumlah populasi di dalam batas kota. Siapa yang tak tahu Roma? Yaps, ibu kota negara Italia tersebut merupakan salah satu kota terindah di dunia. Dengan banyak destinasi wisata yang tersebar diseluruh penjuru wilayahnya, kota ini mampu menarik jutaan pengunjung dari seluruh dunia setiap tahunnya. Jika bicara soal Roma, tentu kita selalu mengarah pada situs-situs Romawi kunonya yang bersejarah. Seperti Koloseum, Forum, dan Air Mancur Trevi yang sangat populer di kalangan travelers. Padahal, Roma punya banyak objek wisata yang mungkin belum terlalu diketahui banyak orang. Apa saja?
1. Baths of Caracalla
Anti Mainstream! 5 Objek Wisata Ini Tak Terlalu Populer di Roma
Baths of Caracalla merupakan bekas pemandian umum terbesar di zaman Romawi kuno yang kini hanya menyisakan reruntuhannya saja. Pemandian ini kemungkinan dibangun antara tahun 212 hingga 217 dan beroperasi sampai pertengahan abad ke-6. Reruntuhannya yang menakjubkan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan saat ini. Tempat ini sendiri juga masuk dalam situs warisan dunia UNESCO sejak tahun 1980 silam.
2. Circus Maximus
Anti Mainstream! 5 Objek Wisata Ini Tak Terlalu Populer di Roma
Bekas stadion balapan kereta pada era Romawi kuno ini terletak di antara bukit Aventine dan Palatine. Dahulunya, Circus Maximus diklaim sebagai stadion terbesar yang memiliki panjang 621 meter dan lebar 118 meter. Cukup untuk menampung sekitar 150 ribuan penonton. Saat ini, bekas situs bersejarah tersebut telah dialih fungsikan menjadi taman kota yang luas. Bahkan, konser dan berbagai festival sering diadakan di sini. Namun, sensasi kemegahan stadion tersebut masih tetap terasa ketika kamu mengunjunginya.
3. Temple of Asclepius
Anti Mainstream! 5 Objek Wisata Ini Tak Terlalu Populer di Roma
Berlokasi di taman Villa Borghese, Temple of Asclepius di bangun pada 1785 oleh Antonio Asprucci yang bertujuan untuk mengenang kuil kuno yang telah hancur. Kuil ini menyimpan patung Aesculapius yang di yakini berasal dari Mausoleum Augustus. Meskipun tak terlalu populer, namun berkunjung ke Temple of Asclepius merupakan hal yang menarik. Beberapa aktivitas seru bisa di lakukan. Contohnya, menyewa perahu dayung untuk mendekat ke kuil karena letaknya di tengah pulau kecil pada sebuah danau buatan.
4. Via del Corso
Anti Mainstream! 5 Objek Wisata Ini Tak Terlalu Populer di Roma
Via del Corso adalah jalan yang di penuhi dengan bangunan-bangunan bersejarah di kota Roma. Jalan yang memiliki panjang 1,5 kilometer ini di anggap sebagai jalan kuno yang sudah ada sejak era Romawi. Situs-situs bersejarah yang cukup asing di telingamu, juga tersebar di dalam gang-gang yang ada pada jalan ini. Sore hari adalah waktu yang tepat untuk berjalan-jalan di Via del Corso. Selain melihat situs-situs bersejarah, kamu juga bisa berbelanja oleh-oleh di kios-kios yang tersebar di sepanjang jalan.
5. Maxxi Museum
Anti Mainstream! 5 Objek Wisata Ini Tak Terlalu Populer di Roma
Bisa di katakan salah satu destinasi wisata baru di Roma, Maxxi Museum baru di dirikan pada 2010. Tempat ini menyimpan berbagai karya seni kontemporer terbaik. Arsitektur bangunannya yang terkesan modern, cukup kontras dengan ikon-ikon Roma lainnya yang terkesan kuno. Itu sebabnya, banyak wisawatan yang datang ke museum ini untuk mencari suasana baru. Dengan melihat-lihat karya dari para seniman terkenal Italia dan Eropa, mungkin jadi hal menarik yang bisa mereka temui di kota Roma. Kota Roma menyimpan banyak destinasi wisata yang mungkin sebagian masih asing di telinga kita. Setiap sudut kota ini selalu di huni objek-objek yang sangat sulit untuk di lewatkan. Heemm, jadi bingung mau ke mana? Sejarah Roma membentang lebih dari dua ribu lima ratus tahun. Kendati mitologi Romawi menarikhkan berdirinya Roma pada sekitar tahun 753 SM, situs ini telah di huni jauh sebelumnya, menjadikannya salah satu situs tertua di Eropa yang secara kontinu di tempati. Populasi awal kota ini bersumber dari campuran orang Latin, Etruskan, dan Sabini. Pada akhirnya, kota ini berturut-turut menjadi ibu kota Kerajaan Romawi, Republik Romawi, dan Kekaisaran Romawi, serta di pandang sebagai salah satu tempat kelahiran peradaban Barat dan di pandang sebagai metropolis pertama oleh beberapa kalangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *