Berikut Jembatan Kuno Eropa yang Masih Bertahan Sampai Sekarang

Berikut Jembatan Kuno Eropa yang Masih Bertahan Sampai Sekarang

Berikut Jembatan Kuno Eropa yang Masih Bertahan Sampai Sekarang - Sejak tahun 2004 tahun hingga tahun 2006, industri pariwisata di seluruh dunia telah mengalami pertumbuhan rata-rata di alas 4% dan menunjukkan bahwa sektor ini tidak mudah lagi terpengaruh oleh berbagai ancaman eksternal seperti: terorisme, bencana alarm, masalah kesehatan dan kenaikan harga bahan bakar minyak. Selama beberapa dekade, wisatawan asal Eropa - terutama Eropa Barat, yang merupakan bagian dari kelompok negara-negara industri dengan pendapatan per kapita tinggi - tercatat sebagai pemain utama di tingkat global, dimana penduduknya paling banyak rnelakukan perjalanan wisata ke luar negeri dan mengeluarkan paling banyak biaya untuk wisata outbound. Meski telah di bangun ratusan tahun yang lalu, bangunan dari zaman kuno rupanya masih ada yang bisa bertahan dan berfungsi hingga saat ini. Kerennya lagi, bangunan-bangunan yang memiliki nilai sejarah tersebut masih bertahan dengan bentuk aslinya, tanpa mengalami banyak renovasi. Salah satu bangunan tersebut adalah jembatan kuno, yang kini telah menjadi bagian dari wisata sejarah yang ada di Eropa.
1. Jembatan Arkadiko atau Mycenaean
5 Jembatan Kuno di Eropa yang Masih Berdiri Kokoh Hingga Sekarang
Pada Jembatan Arkadiko atau yang memiliki nama populer Jembatan Mycenaean di Yunani merupakan jembatan lengkung yang telah di bangun sejak Zaman Perunggu Yunani (sekitar 1300-1200 SM) yang masih di gunakan hingga sekarang. Dan Jembatan ini di bangun sebagai penghubung antara kota-kota Tiryns dan Epidaurus pada zaman Mycenaean. Memiliki ukuran yang lebih lebar daripada jembatan biasanya, yaitu sekitar 2,5 meter, para sejarawan percaya bahwa jembatan ini di bangun lebih lebar karena dirancang agar bisa di lewati kereta tentara Yunani kuno. Jembatan tersebut di bangun dari tumpukan batu-batu kapur yang tidak menggunakan lem atau perekat sama sekali. Menariknya, batu-batu tersebut tetap tersusun rapi dan tidak runtuh hingga sekarang.
2. Jembatan Ponte Sant’Angelo
5 Jembatan Kuno di Eropa yang Masih Berdiri Kokoh Hingga Sekarang
Pada Jembatan Ponte Sant'Angelo atau jika di artikan dalam bahasa Indonesia menjadi Jembatan Malaikat Kudus. Jembatan ini berada di Roma, Italia, yang di bangun oleh Kaisar Romawi Hadrian pada tahun 134 M, masyarakat biasanya menyebutnya Jembatan Aelian atau Pons Aelius yang berarti Jembatan Hadrian. Pada tahun 1668, seniman patung bernama Lorenzo Bernini membuat 10 patung malaikat untuk menghiasi sisi jembatan. Setiap malaikat memegang simbol seperti duri atau cambuk, tentunya yang menggambarkan penyaliban Yesus. Bahkan setelah berabad-abad, baik jembatan maupun beberapa patung malaikat tersebut tetap berdiri kokoh.
3. Jembatan Ponte di Rialto
5 Jembatan Kuno di Eropa yang Masih Berdiri Kokoh Hingga Sekarang
Jembatan kayu yang lapuk memaksa warga Venesia di Italia membangun jembatan Rialto atau Ponte di Rialto dalam bahasa Italia, pada 1591. Antonio da Ponte di dapuk sebagai perancang jembatan tersebut karena memenangkan sayembara dari para pesaingnya, yaitu Michelangelo dan Palladio. Sayangnya, ketika sudah selesai di bangun, penduduk setempat sangat membenci jembatan karya Antonio da Ponte tersebut. Para warga berpendapat bahwa jembatan tersebut terkesan aneh dan terlihat tidak elok di pandang. Meskipun di hujani kritikan, nyatanya jembatan itu tetap utuh hingga sekarang. Ponte di Rialto ini dibuat dengan melengkung setinggi 7 meter untuk memungkinkan perahu atau gondola melintas pada kanal yang tepat berada di bawahnya.
4. Jembatan Ponte Vecchio
5 Jembatan Kuno di Eropa yang Masih Berdiri Kokoh Hingga Sekarang
Jembatan Ponte Vecchio di Florence, Italia, telah di bangun sejak 1345. Ponte Vecchio bila di artikan ke dalam bahasa Indonesia berarti "Jembatan Tua". Yang menarik dari jembatan ini adalah kios-kios yang berjejer di atas jembatan dan bangunan masih berfungsi hingga kini. Jembatan Ponte Vecchio dahulunya merupakan tempat orang-orang berjualan ikan serta daging pada tahun 1400-an. Sehingga, kala itu sungai di bawah jembatan di kenal berbau busuk karena limbah yang di hasilkan. Mengingat Florence menjadi tempat lahirnya Renaisans pada saat itu, Grand Duke Ferdinand I melarang pedagang dan penjual ikan serta daging di atas jembatan. Saat ini, kios-kios tersebut di isi pengrajin emas dan perak.
5. Jembatan Pons Fabricius
5 Jembatan Kuno di Eropa yang Masih Berdiri Kokoh Hingga Sekarang
Bangsa Romawi terkenal dengan keahliannya dalam mendirikan bangunan yang bertahan lama. Dengan struktur bangunan yang baik, beberapa proyek penting yang di bangun selama era tersebut masih bertahan hingga kini. Termasuk jembatan Pons Fabricius di Roma, Italia, yang di prakarsai oleh Lucius Fabricius pada 62 SM. Setelah bencana banjir pada tahun 23 SM, dua orang pemerintahan yang bernama Marcus Lollius dan Quintus Aemilius Lepidus di tunjuk untuk merenovasi jembatan tersebut pada 21 SM. Perbaikan itu berupa bentuk lengkungan kecil di bawah jembatan yang berfungsi untuk menghalau tekanan air yang terlalu kuat. Memang mahakarya orang-orang zaman dulu patut untuk di apresiasi. Dengan menggunakan alat dan bahan seadanya, mereka bisa membuat sebuah bangunan yang kokoh dan tahan hingga ratusan tahun lamanya. Melihat adanya kecenderungan industri pariwisata untuk terus tumbuh di masa depan, World Tourism Organization (WTO) telah mengagendakan Tourism 2020 Vision sebagai target pembangunan pariwisata jangka panjang. WTO juga memprediksi bahwa perjalanan wisata kategori long-haul travel di seluruh dunia akan meningkat dengan pertumbuhan sekitar 5,4% hingga tahun 2020, di bandingkan dengan perjalanan wisata kategori inrraregional travel yang hanya mengalami kenaikan sekitar 18%. Selain itu, WTO memperkirakan bahwa wilayah Eropa akan tetap menjadi sumber pasar wisatawan internasional terbesar dari jumlah kunjungan dan pengeluaran untuk perjalanan wisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *